Pada
kesempatan kali ini Saya akan membahas tentang Obat Herbal Ace Maxs,
Bila Anda mempunyai penyakit baik yang ringan maupun yang berat jangan
khawatir, Saya tahu solusinya hanya dengan mengkonsumsi obat herbal Ace
Maxs penyakit yang Anda derita insya Allah akan segera sembuh, karena Ace
maxs sudah terbukti khasiat dalam mengobati berbagai penyakit kanker
sekalipun.
Khasiat Obat Herbal Ace Maxs => Ace Maxs terbuat dari bahan ekstrak kulit manggis dan dari ekstrak daun sirsak . Kata Ace Maxs sebenarnya
merupakan singkatan dari beberapa unsur yang terkandung di dalamnya, yaitu:
Acetogenins, Manggis, Antiagin, Xamthone, dan Sirsak.
Acetogenins
Acetogenins adalah kumpulan senyawa aktif yang berperan sebagai sitotoksik dalam tubuh dengan cara menghambat dan membunuh sel-sel kanker.
Manggis
Buah manggis selain rasanya manis dan enak ternyata banyak mengandung manfaat bagi kesehatan, apalagi khasiat yang terkandung pada kulitnya. Dibalik rasanya yang pahit, kulit buah manggis (Garcinia mangostana) ternyata mengandung segudang khasiat. Kulit buah manggis mengandung zat xanthone yang meliputi mangosting, mangostenol, mangostinon A, mangostinon B, trafezifolizanthone, tovophylin B, alfamangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid, epicatechin dan gartanin. kadar xamthone di dalam kulit buah manggis mencapai 123,97 mg per ml. Xamthone mempunyai khasiat sebagai antioksidan dan antikanker, diantaranya adalah kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, kanker hati, dan leukemia. Ekstrak kulit buah manggis bersifat antiproliferasi sehingga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Xanthon dalam kulit buah manggis juga dapat menyembuhkan penyakit tuberculosis (TBC), asma, dan sebagai aninfalamsi serta anti diare.
Antiaging dan Antioksidan
Antiaging merupakan unsur yang berfungsi untuk memperlambat penuaan pada kulit (pengerutan kulit), sedangkan Antioksidan berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.
Xanthone
Xanthone merupakan subtansi kimia alami yang tergolong senyawa polyhenolic. Peneliti dari Universitas Taichung - Taiwan telah mengisolasi xanthone dan deviratnya dari kulit buah manggis (pericarp) di antaranya diketahui adalah 3-isomangoestein, alpha mangostin, Gamma-mangostin, Garcinone A, Garcinone B, C, D dan garcinone E, maclurin, mangostenol. Sebuah penelitian di Singapura menunjukan bahwa sifat antioksidan pada buah manggis jauh lebih efektif bila dibandingkan dengan antioksidan pada rambutan dan durian. Xanthone tidak ditemui pada buah-buahan lainnya kecuali pada buah manggis, karena itu manggis di dunia diberikan julukan “Queen of Fruit” atau si ratu buah. Dari berbagai penelitian kandungan xanthone dan derivatnya efektif melawan kanker payudara secara in-vitro, dan obat penyakit jantung. Kasiat garcinone E (devirat xanthone) ini jauh lebih efektif untuk menghambat kanker bila dibandingkan dengan obat kanker seperti flaraucil, cisplatin, vincristin, metohotrexete, dan mitoxiantrone.
Sirsak
Daun sirsak diketahui mengandung zat annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker dari pada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Zat acetogenins dapat membunuh aneka jenis kanker, seperti: kanker usus, kanker tiroid, kanker prostat, kanker paru-paru, kanker payudara dan kanker pankreas, bahkan penyakit ambeien tanpa merusak atau mengganggu sel-sel tubuh yang sehat. Hal ini telah diteliti di Laboratorium Health Sciences Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan The National Cancer Institute, Amerika Serikat.
Pada daun sirsak juga terdapat 34 senyawa Cytotoxic yang mampu menghambat dan membunuh sel-sel tubuh yang mengalami pertumbuhan tidak normal (sel kanker). Senyawa ini memiliki beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan pengobatan kanker saat ini, antara lain membunuh kanker secara efektif dan aman, tanpa menyebabkan rasa mual dan muntah serta tanpa kehilangan berat badan maupun kerontokan rambut dalam jumlah besar.
Acetogenins adalah kumpulan senyawa aktif yang berperan sebagai sitotoksik dalam tubuh dengan cara menghambat dan membunuh sel-sel kanker.
Manggis
Buah manggis selain rasanya manis dan enak ternyata banyak mengandung manfaat bagi kesehatan, apalagi khasiat yang terkandung pada kulitnya. Dibalik rasanya yang pahit, kulit buah manggis (Garcinia mangostana) ternyata mengandung segudang khasiat. Kulit buah manggis mengandung zat xanthone yang meliputi mangosting, mangostenol, mangostinon A, mangostinon B, trafezifolizanthone, tovophylin B, alfamangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid, epicatechin dan gartanin. kadar xamthone di dalam kulit buah manggis mencapai 123,97 mg per ml. Xamthone mempunyai khasiat sebagai antioksidan dan antikanker, diantaranya adalah kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, kanker hati, dan leukemia. Ekstrak kulit buah manggis bersifat antiproliferasi sehingga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Xanthon dalam kulit buah manggis juga dapat menyembuhkan penyakit tuberculosis (TBC), asma, dan sebagai aninfalamsi serta anti diare.
Antiaging dan Antioksidan
Antiaging merupakan unsur yang berfungsi untuk memperlambat penuaan pada kulit (pengerutan kulit), sedangkan Antioksidan berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.
Xanthone
Xanthone merupakan subtansi kimia alami yang tergolong senyawa polyhenolic. Peneliti dari Universitas Taichung - Taiwan telah mengisolasi xanthone dan deviratnya dari kulit buah manggis (pericarp) di antaranya diketahui adalah 3-isomangoestein, alpha mangostin, Gamma-mangostin, Garcinone A, Garcinone B, C, D dan garcinone E, maclurin, mangostenol. Sebuah penelitian di Singapura menunjukan bahwa sifat antioksidan pada buah manggis jauh lebih efektif bila dibandingkan dengan antioksidan pada rambutan dan durian. Xanthone tidak ditemui pada buah-buahan lainnya kecuali pada buah manggis, karena itu manggis di dunia diberikan julukan “Queen of Fruit” atau si ratu buah. Dari berbagai penelitian kandungan xanthone dan derivatnya efektif melawan kanker payudara secara in-vitro, dan obat penyakit jantung. Kasiat garcinone E (devirat xanthone) ini jauh lebih efektif untuk menghambat kanker bila dibandingkan dengan obat kanker seperti flaraucil, cisplatin, vincristin, metohotrexete, dan mitoxiantrone.
Sirsak
Daun sirsak diketahui mengandung zat annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker dari pada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Zat acetogenins dapat membunuh aneka jenis kanker, seperti: kanker usus, kanker tiroid, kanker prostat, kanker paru-paru, kanker payudara dan kanker pankreas, bahkan penyakit ambeien tanpa merusak atau mengganggu sel-sel tubuh yang sehat. Hal ini telah diteliti di Laboratorium Health Sciences Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan The National Cancer Institute, Amerika Serikat.
Pada daun sirsak juga terdapat 34 senyawa Cytotoxic yang mampu menghambat dan membunuh sel-sel tubuh yang mengalami pertumbuhan tidak normal (sel kanker). Senyawa ini memiliki beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan pengobatan kanker saat ini, antara lain membunuh kanker secara efektif dan aman, tanpa menyebabkan rasa mual dan muntah serta tanpa kehilangan berat badan maupun kerontokan rambut dalam jumlah besar.
Demikian postingan kali ini, semoga artikel ini bermanfaat dan penyakit yang anda derita segera sembuh total aamiin... ^_^

















0 komentar